Belajar Bisnis Kapan Aja, Di Mana Aja, Sekarang Modal 200ribu Bisa Jadi Pengusaha!

Posted on Updated on

Image

BELAJAR BISNIS  KAPAN AJA, DI MANA AJA.

Praktis & Aplikatif untuk calon pebisnis, hingga yang beromzet miliaran..

Young Entrepreneur Academy berdiri tahun 2007, telah terbukti mencetak 90% lebih lulusannya menjadi PENGUSAHA. Angka itu adalah yang terbesar dibanding sekolah bisnis lainnya di Indonesia, bahkan dunia.

BAGAIMANA BISA?

Karena materi yang diajarkan PRAKTIS (70% praktek, 30% teori) dan APLIKATIF untuk calon pengusaha, pengusaha pemula, hingga beromzet miliaran.

HANYA SAJA..

“Program 6 Bulan Jadi Pengusaha” memiliki syarat: usia 17 – 27 tahun, single, minimal lulus SMU dan tak berstatus sebagai karyawan. Hanya bisa diikuti di kota Bandung saja.

KABAR BAIKNYA..

Setelah 1 tahun pembuatan, jadilah Paket Belajar YEA VIRTUAL melalui MULTIMEDIA. Program YEA Virtual ini dapat diikuti oleh SIAPA SAJA dan DIMANA SAJA, KAPAN SAJA, tanpa syarat.

100% materi YEA ada disini

Seluruh materi inti yang diajarkan di dalam kelas Young Entrepreneur Academy Reguler ada disini. Materi YEA Virtual  bersifat PRAKTIS berdasarkan pengalaman-pengalaman yang terjadi dalam keseharian dunia bisnis. Penggunaan istilah dan bahasa disederhanakan sedemikian rupa agar orang awam bisnis pun dapat memahami isi materi ini.

Mudah & Menyenangkan

Setiap materi di dalam YEA Virtual dilengkapi dengan audio & video yang menarik sehingga Anda tidak akan bosan mempelajarinya.

Selain itu, YEA Virtual tidak membutuhkan peralatan yang canggih untuk menikmatinya. Cukup dengan komputer atau laptop, Anda dapat menggunakannya.

Tergabung dalam Alumni YEA Virtual

Anda akan tercatat secara otomatis sebagai alumni YEA Virtual dengan ribuan member dan akan terus bertambah. Selain fasilitas milis, juga bisa mengikuti pertemuan kopdar alumni.

Kesempatan Praktek & Review Bersama

Bagi Anda yang merasa haus akan praktek, setelah selesai mengikuti semua modul yang diberikan, Anda memiliki kesempatan praktek sekaligus review bersama siswa YEA Reguler di kampus pusat (Bandung). Review akan dipandu oleh praktisi pengusaha dan fasilitator yang berpengalaman.

Info Produk

YEA Virtual adalah paket modul pembelajaran bisnis berkurikulum, yang terdiri dari 6 buah DVD multimedia. Anda dapat mempelajarinya sendiri lewat layar komputer atau laptop, dimana saja dan kapan saja.

Modul belajar ini dilengkapi dengan visual dan animasi, serta penjelasan materi berupa suara. Materi yang ada di dalamnya diambil dari kurikulum Young Entrepreneur Academy (YEA), sebuah program pelatihan bisnis berkurikulum pertama kali di Indonesia. Kampus YEA saat ini berada di Bandung.
pm1

6 PAKET MODUL (DVD multimedia) YEA VIRTUAL berisi :

Paket Modul 1

•      5 Tangga Bisnis

•      People Management

•      Selling Skill

•      Simply Marketing

•      5 Ways to Increase Your Profit

Paket Modul 2

•      Communication Skill

•      Basic Courtesy in Business

•      Negotiation Skill

•      Creative Promotion

Paket Modul 3

•      Accounting for Business Owner

•      Finance

•      5 Macam Bisnis berdasar Cashflow

•      12 Alternatif Permodalan Bisnis

Paket Modul 4

•      Project Management

•      How to Built Team

•      Penentuan Lokasi yang Laris

Paket Modul 5

•      Business Model Generation

•      Business Plan

•      Franchise dan Lisensi

Paket Modul 6

•      Jalan Pintas Bebas Finansial

•      Aspek Legal dalam Bisnis

Semua dalam bahasa Indonesia yang mudah dipahami dan DITAMBAH Modul Mentoring yang dapat ditonton dan di-update via online.

Harga Normal : Rp 1.200.000,- untuk 6 Paket Modul, Rp. 200.000,- per Paket Modul

Harga PROMO : Rp 999.999,- saja, TERBATAS..!

(Gratis ongkos kirim di 10 kota besar Indonesia)

Indeks Kepuasan: 100%

Untuk info lebih lanjut dan pembelian, silahkan hubungi:

Telepon: 085.100.313.999

SMS: 0852 2022 0099

PIN BB: 231FB097

Email : yeavirtual@gmail.com, info@yea-indonesia.com

Website: http://yeavirtual.com, http://yea-indonesia.com

FROM ZERO TO HERO

Posted on Updated on

from zero to hero

Saya pernah menulis tentang konsep Zero, yang artinya dalam bisnis sebaiknya pasrah dan tidak menaruh harap. Itu yang saya diajarkan Om Bob Sadino. Tulisan tersebut mengundang sedikit kontroversi .

Saat saya memberikan kelas mentoring bisnis di Bogor, saya ditanya oleh seorang peserta,”Mas J, di tulisan Mas J tentang zero, mas menceritakan tentang konsep yang diajarkan oleh Om Bob untuk tidak berharap. Sementara, di buku The Secret menganjurkan untuk berharap (bermimpi). Mana yang benar?”. Saya jawab, ”Beda tingkatan berpikirnya aja mas!”. Artinya semuanya benar, tergantung tingkatan berpikir seseorang.

Analoginya adalah seperti anak SD dan seorang profesor. Saat masih SD dulu, sering kita iming-iming hadiah sepeda atau mainan kalau naik kelas atau juara kelas, betul? Dari iming-iming tersebut, kita jadi rajin belajar. Hal itu berlangsung dari tahun ketahun, hingga terbentuk apa namanya kesadaran belajar. Nah, lain halnya jika kita bicara dengan seorang profesor. “Prof, jika prof mau belajar lagi dengan rajin, nanti saya belikan mobil ya!”. Yee, bisa ketawa tuh profesor. Tidak usah dibelikan mobilpun, profesor itu tetap akan belajar. Kenapa? Karena belajar sudah jadi kebutuhan dan kesadaran dia!

Om Bob bagaikan sang profesor, dia melakukan setiap langkahnya kedepan, tanpa perlu diiming-iming lagi. Tanpa menciptakan harapan-harapan, Om Bob tetap akan action. Bahkan dalam level Om Bob, dia melakukannya sebagai wujud rasa syukur atas apa yang telah diberikan Allah kepadanya. Makna zero yang digambarkan oleh Om Bob sebagai lingkaran yang kosong, merupakan manifestasi keimanan seutuhnya. Dimana pada level tersebut, seorang hamba berpasrah tanpa prasangka sedikitpun.

Zero sangat membantu kita, terutama saat kita mendapatkan ujian atau musibah. Misalnya Anda ditipu oleh seseorang. Apa jadinya jika Anda masih menggunakan logika dan rasa Anda? Anda akan mengumpat, atau mungkin frustasi, karena tidak mendapatkan solusi. Jika Anda zero, maka lebih “enteng” bagi Anda menghadapinya. Kok bisa? Iya, nggak usah dipikirin saja. Ambil saja pelajaran positif dari situ, kemudian  serahkan kepada yang diatas akan kemudahan solusi-solusinya? Bukankah banyak kejadian dalam kehidupan kita yang tidak masuk akal?

 Makna Zero lainnya

Zero juga bermakna pembebasan dari prasangka dan ketakutan kita selama ini. Kenapa bisnis kita tidak bisa kita delegasikan ke orang lain? Karena kita punya ketakutan percaya dengan orang lain. Kenapa kita sukar menangkap peluang yang ada? Karena kita punya ketakutan akan kerugian. Jangan-jangan, nanti-nanti, ya kalau…?

Optimis-Membangun-Kerajaan-Bisnis

Zero bermakna “Total Surrender”, keimanan yang bulat terhadap apa yang terjadi dimasa yang akan datang, keyakinan akan keajaiban dan jalan yang bahkan tidak pernah kita pikirkan sebelumnya. Saya pribadi mengalami hal-hal yang tidak pernah terduga dalam kehidupan saya. Solusi yang saya dapatkan, sering tidak masuk dalam logika saya. Biarkan Allah yang bekerja untuk kita. Ada orang yang mempertanyakan,”Saya sudah total surrender Mas J, tapi kok masih tidak dapat kemudahan-kemudahan itu?”. Artinya Anda masih hitung-hitungan dengan Allah atau Allah mau menguji ketotalan zero Anda! Belajarlah kepada para nabi dan wali. Bagaimana mereka bisa mendapatkan mukjizat-mukjizat itu? Karena keyakinan mereka terhadap yang diatas! Sekali lagi, yuk kita zero ! (Jaya Setiabudi | Founder Young Entrepreneur Academy & YukBisnis.com | @JayaYEA) 

Jadi seorang pengusaha bukan berdasarkan keturunan

Posted on Updated on

Banyak yang bilang untuk menjadi seorang pengusaha sukses, dibutuhkan bakat alami atau garis keturunan dari keluarga pengusaha pula. Anggapan seperti ini tentunya tidak benar. Karena pada dasarnya setiap orang memiliki bakat yang sama untuk bisa sukses menjadi seorang pengusaha.

1487334_636000169770633_490704693_n

Melihat perkembangan zaman yang sekarang ini cenderung serba modern, tentunya tidak sulit bagi kita untuk bisa mengasah bakat berwirausaha. Kita bisa menumbuhkan bakat tersebut dengan menggali passion (hobi atau kecintaan) dalam diri kita, memperluas informasi melalui buku-buku bisnis, internet, seminar bisnis, maupun mengikuti pelatihan-pelatihan bisnis yang belakangan ini banyak diselenggarakan pihak swasta maupun pemerintah, atau bisa juga membiasakan diri bergabung di forum-forum bisnis untuk bertukar pikiran dengan para pebisnis ataupun calon pelaku bisnis lainnya.

Karenanya, untuk membantu para pemula yang ingin terjun di dunia usaha. Pada kesempatan kali ini sengaja kami informasikan kepada para pembaca mengenai beberapa tips menumbuhkan bakat bisnis dalam diri Sobat Eagles.

1. Berani bersaing untuk menjadi seorang pemenang

Kodrat manusia yang terlahir sebagai seorang petarung tentunya perlu kita pahami dengan baik agar sebagai calon pengusaha Anda bisa melawan rasa takut dari dalam diri dan memenangkan persaingan untuk menjadi seorang pemenang. Keberanian inilah yang perlu kita pupuk dari sekarang untuk melahirkan tekad dan minat yang cukup kuat untuk mulai berwirausaha.

start-a-business

2. Tumbuhkan bakat bisnis Anda dari sebuah kebiasaan kecil.

Jika biasanya Anda bermalas-malasan untuk belajar bisnis, maka mulai sekarang paksakan diri Anda untuk membiasakan diri membaca artikel bisnis, buku-buku bisnis, atau mengikuti program mentoring bisnis yang ada di sekitar Anda. Dari kebiasaan tersebut, tidak menutup kemungkinan bila ketertarikan Anda terhadap dunia bisnis akan muncul dan bakat Anda dapat terasah dengan baik.

happy-businessman

3.Jangan sungkan untuk membaur di lingkungan pebisnis.

Meskipun Anda terbilang pemula dan belum memiliki sebuah usaha, namun jangan sungkan untuk masuk ke lingkungan pebisnis untuk mencuri ilmu dari mereka. Contohnya saja dengan bergabung di forum atau komunitas bisnis yang belakangan ini mulai marak di ranah online maupun offline. Semakin sering Anda berinteraksi di lingkungan pebisnis, maka semakin besar pula peluang Anda untuk mendapatkan tambahan pengetahuan, memperluas jaringan bisnis, dan mempertajam bakat bisnis yang Anda miliki seperti di Young entrepreneur Academy (YEA )  tempatnya kamu menemukan teman-teman yang satu visi dan misi dalam bisnis atau dengan bergabung dalam ECAMP Indonesia kamu bisa berteman dengan 3.800 para pengusaha di seluruh Indonesia.

Buguf89CUAAONnB

Dengan membiasakan diri kita untuk belajar seputar bisnis, diharapkan para pemula yang awalnya masih bingung mengenali bakat bisnisnya bisa segera mendapatkan ide cemerlang untuk membuka peluang usaha. Mulailah dari yang kecil, mulailah dari yang mudah, dan mulailah dari sekarang! Asah bakat bisnis Anda dan ciptakan untung besar setiap bulannya.

ide-kreatif

Nah jika sudah punya ide jangan lupa idenya langsung di eksekusi, jadi deh kamu Seorang pengusaha….semoga berhasil Sobat Eagles ingat kamu pasti bisa jika kamu MAU.

  • Orang-orang menjadi begitu luar biasa ketika mereka mulai berpikir bahwa mereka bisa melakukan sesuatu. Saat mereka percaya pada diri mereka sendiri, mereka memiliki rahasia kesuksesan yang pertama (Norman Vincent Peale)

YEM Magazine

Posted on Updated on

LIARRR…………. !

Itulah kata yang selalu terlintas di kepala, saya saat melihat pengusaha-pengusaha muda saat ini. Berbekal internet, relasi yang luas, dan akses ke sumber pengetahuan tanpa batas, membuat pengusahapengusaha
muda saat ini cepat belajar dan beradaptasi. Hasilnya, kita melihat trik-trik bisnis yang mungkin belum pernah Anda lihat
sebelumnya. Teknik-teknik marketing yang nyeleneh, akal-akalan dengan sistem Google dan Facebook, membajak sesutau yang ramai dibicarakan dengan meme, dan banyak lagi. Semua “keliaran” inilah yang berusaha kami tangkap dan sampaikan kepada Anda melalui majalah yang sudah Anda download ini.Selamat datang di edisi perdana Young
Entrepreneur Magazine. Seperti anak bayi yang baru lahir, kami masih butuh banyak belajar, jika Anda ingin memberikan kritik atau saran silahkan hubungi kami kapan saja melalui:
YEM@YukBisnis.com.

Fikry Fatullah
JuPe (Juragan Pemasaran) YukBisnis.com

Nah buat kamu para pembaca yg ingin mendapatkan berita-berita seputar bisnis di YEA Magazine tempat nya

1. “Ga Jadi Goblok” ala Bob Sadino

2. 12 Alasan Berbisnis Sejak Muda

3. Inilah 10 Tanda Bahwa Anda Memiliki Jiwa Entrepreneur

4. HIIT! Olahraga Sederhana bagi Si “Super Sibuk”

5. Iqbal Deogratias Pengusaha Muda (25 tahun), Omzet Bisa 400 Juta/ Bulan

dan masih banyak lagi kamu bisa Download majalah nya sini yah 🙂

YEM (young Entrepreneur Magazine)

PILIH SOCIAL NETWORKER APA BUSINESS NETWORKER?

Posted on

Slide #5

Anda mungkin salah satu orang yang saat ini tengah memburu jumlah follower atau fans base sebanyak-banyaknya dalam akun sosial media anda. Jika iya, pertanyaan saya adalah; kira-kira atau lebih tepatnya untuk keperluan apa sehingga anda bersikeras berusaha meningkatkan terus dan terus jumlah follower/ fans anda setiap harinya?. Apakah untuk sekedar berteman saja? Atau ada keperluan komersil lain?.

Saya yakin jika anda adalah pelaku usaha khususnya yang memanfaatkan jejaring maya (online) sebagai channel-nya (marketing/promosi dan distribusi), maka usaha anda untuk memperluas jaringan dengan memperbanyak fans/follower adalah hal yang wajar bahkan wajib hukumnya. Harapannya jelas, semakin luas jejaring sosial anda semakin lebar peluang anda untuk meraih keuntungan ekonomis lebih banyak. Nah! jika kondisinya demikian, tahukah anda berapa besar proporsi yang paling ideal menempatkan diri anda sebagai seorang social networker dan business networker?

Menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas saya menggunakan pendekatan Business Model Canvas karena praktis dan mudah di pahami.  Anda bisa baca buku karya Alexander OsterwalderBusiness Model Generation dan Value Proposition Design. Buku ini menurut saya ini cukup fenomenal karena berhasil membuat Apple, Google, IBM, Dell dan perusahaan raksasa lainnya semakin merajalela hanya dengan memahami dan mendesain ulang model bisnisnya. Saya sendiri tidak bisa lepas mengunakan pendekatan ini karena kepraktisan dan kemudahannya.

Business Model Canvas dan Business Networker

Intinya dengan alat bantu ini anda bisa mengetahui siapa stakeholderdalam organisasi bisnis anda sendiri. (Stakeholder adalah orang-orang terpenting yang langsung atau tidak langsung terhubung erat dengan perusahaan anda). Kalau saya gambarkan seperti gambar di samping ini. Mungkin anda akan menjawab karyawan, supplier, agent penjualan atau bahkan bisa juga pemerintah sebagai orang-orang terpenting dalam bisnis anda. Nah! jelas kan bahwa setiap organisasi bisnis mestinya akan berbeda siapa-siapa stakeholdernya. Sekali anda tahu, tugas anda selanjutnya adalahbagaimana memelihara, menguatkan dan membesarkan hubungan baik ini ke tingkat yang lebih komersial.

4 KOMPONEN UTAMA DALAM MEMBANGUN JARINGAN BISNIS

1. PELANGGAN / CUSTOMER. Jika anda setuju bahwa pelanggan adalah komponen terpenting dalam bisnis anda, bagaimana seharunya anda memperlakukan mereka agar mereka tetap terhubung dengan kita dan terus bisa memberikan manfaat (revenue) buat bisnis kita?. Apa peran yang ingin anda tunjukkan kepada mereka untuk terus membangun hubungan ini?. Sebagai sahabat kah? sebagai mitra kah? sebagai fans kah atau penasehat pribadi misalnya. Apa media yang paling pas untuk mendekati mereka saat ini?.

2. PENGHUBUNG / CHANNEL. Dalam organisasi bisnis kita, rasanya tidak mungkin mengabaikan peran penghubung ini. Penghubung di sini maksudnya adalah seseorang atau kelompok orang yang berperan menyampaikan apa yang ingin anda sampaikan (nilai, produk dan jasa) kepada pelanggan anda. Tanpa kehadiran komponen ini tentunya perusahaan akan kesulitan menghasilkan revenue dari pelanggan. Jika anda setuju bahwa penghubung ini termasuk ke dalam komponen penting dalam bisnis anda maka, jawablah pertanyaan serupa yang ditujukkan kepada komponen pertama di atas.

3. PEKERJA / OPERATOR / RESOURCES. Mungkin anda termasuk orang yang selalu punya masalah dengan komponen yang satu ini. Susah cari karyawan yang pas, karyawan datang dan pergi dan seterusnya.  Mau tidak mau anda akan menjawab “iya ini juga kompenen terpenting bisnis saya“.  Tanpa pekerja atau operator yang menjalankan bisnis anda bagaimana bisa anda mampu menciptakan produk atau jasa yang berkualitas?. Ujung-ujungnya kalau tidak ada produk yang dihasilkan bagaimana perusahaan anda bisa survive?. Kembali lagi, pertanyaan serupa tentang bagaimana seharusnya anda menjaga hubungan dengan mereka. mesti anda jawab.

4. MITRA / PARTNER.  Jaman sekarang anda sudah tidak mungkin lagi bekerja sendirian. Terlalu banyak yang harus anda kerjakan jika anda mengandalkan apa yang anda miliki saat ini sendiri.  Jika pun anda bisa selalu akan ada yang anda korbankan atau relakan untuk hilang (cost opportunity). Apapun bentuknya; bisa itu biaya, waktu, tenaga atau pikiran.  Jika anda juga setuju bahwa kompenen ini penting bagi bisnis anda, pertanyaan serupa tentang bagaimana seharusnya anda menjaga hubungan dengan mereka. mesti anda jawab juga dong.

Tiap-tiap komponen tentunya harus diperlakukan berbeda ya! Antara membangun jaringan untuk keperluan sosialisasi atau bisnis sudah tidak bisa lagi anda pisah-pisahkan. Faktanya banyak perusahaan besar seperi microsot, apple, samsung, indofood dll memanfaatkan jejaring sosial yang notabene untuk hubungan pribadi sebagai alat untuk mempererat hubungan dengan para stakeholdernya. Bagi mereka semua komponen di atas dianggap penting. Bagaimana dengan anda?. Baca tulisan saya selanjutnya tentang 5 PRINSIP MEMBANGUN JARINGAN.

Kukuh Indraprasena | @kukuhYEA

Tips membangun bisnis ala yea virtual

Posted on Updated on

Saat ini orang sangat memimpikan memiliki bisnis sendiri sebagai sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari nya, melihat kondisi ekonomi yang semakin sulit, jika kita menghandalkan sumber pendapatan dari hasil bekerja dengan orang , tentu nya penghasilan yang kita milki tak cukup memunuhi kebutuhan kita, apalagi kita bekerja sebagai pekerja pada posisi yang tidak begitu strategis, bisa dipastikan, kebutuhan yang bisa kita penuhi hanya sebatas kebutuhan primer saja, jika hanya demikian hewan juga melakukan itu 😀

Disini kita sama-sama akan membahas beberapa tips dalam membangun dan menjalankan bisnis.

  1. Buat produk yang unik

Produk yang unik akan membuat diferensiasi pasar, sehingga target dan sasaran konsumen mudah untuk disegmentasinya, selain itu cara ini cukup ampuh untuk menghindari kompetitor atau lawan bisnis terhadap produk yang kita jual.

  1. Jangan melepaskan peluang.

Sekali terlepas peluang itu sulit untuk mengejarnya kembali, karena peluang hanya datang sekali. Dalam menjalankan bisnis kita cepat bertindak, lebih lama menunggu lebih bayak yang terbuang,membiarkannya berarti membuang keuntungan serta menolak kekayaan.

  1. Berani mengambil resiko.

Berani mengambil resiko termasuk resiko gagal, rugi ataupun jatuh usaha dagangnya. Menajalankan bisnis adalah suatu kegiatan yang penuh resiko dan tidak ada jaminan dengan menjalankan bisnis itu orang akan untung, oleh karena itu setiap kegiatan perdagangan harus dilakukan dengan sungguh-sungguh, bukan dilakukan sambil lalu.Orang yang berani maka harus berani mencoba,membuka dan memajukan perdagangannya. Musuh utama para pedagang adalah takut bersaing dan takut gagal.

  1. Semangat berjuang.

pebisnis adalah fighter dan survivor,pembisnis harus mempunyai semangat dan motivasi yang tidak kunjung padam, mereka harus selalu bersemangat dengan apa yang dilakukannya. Keuntungan dan keberhasilan mereka dalam menjalankan bisnis harus membuat kita lebih bersemangat dan bekerja lebih baik lagi, Keuntungan tidak seharusnya membuat kita terlena, sebagai pejuang kita harus senantiasa waspada dan berjaga-jaga dalam mengatur kegiatan bisnis. pembinsis ibarat perjuangan yang menuntut pengorbanan. Kalah dan menang dalam perjuangan peperangan itu tergantung pada pemimpin atau jendralnya, begitu juga dalam dalalam bisnis perlu diaplikasikan oleh pembisnis jika bisnisnys ingin sukses.

  1. Banyak belajar

Belajar bisnis bisa dimana saja, belajar bisnis bisa melalui buku, mendengarkan tips bisnis dari bebarapa pengusaha yang telah sukses, atau mengikuti seminar-seminar yang berhubungan dangan bisnis, jika kita menjalankan bisnis tanpa memilki ilmu yang cukup, itu sama seperti kita berjalan diatas kegelapan malam tanpa sumber cahaya.

 

Tenang sobat, semua tips-tips  ini bisa sobat dapatkan di modul Yea Virtual, belajar bisnis, bisa dimana saja, kapan saja hanya dengan bermodalkan 10 ribuan aja, sobat bisa menjadi pembisnis dengan omset jutaan, berikut cuplikan modul nya.

Cara Mudah Memanfaatkan Media Sosial untuk Pemasaran Bisnis

Posted on Updated on

Image

Saat ini media sosial telah terus berevolusi dan berinovasi dalam menunjang kebutuhan para pemilik bisnis. Platform media sosial seperti Facebook, Twitter dan beberapa platform media sosial lainnya telah banyak membantu pemilik bisnis dalam memasarkan produk mereka. Tidak jarang pengusaha online menjamur di mana-mana. Menurut Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementrian Komunikasi, dan Informatika mengungkapkan bahwa sekitar 63 juta masyarakat Indonesia menggunakan internet, sebanyak 95 persen penggunaannya untuk sosial media yaitu Facebook dan Twitter.

Berikut ini ada cara mudah dalam memanfaatkan media sosial agar bisnis Sobat bisa berkembang sehingga pemasarannya dapat menjangkau konsumen lebih luas.

  • Topik dan berita ter-update saat ini

Agar dapat berbaur dengan konsumen, maka Sobat harus bisa mengetahui topik terhangat saat ini. Kemas kembali topik terhangat saat ini dengan membuat sebuah konten yang menarik. Dengan begitu fans atau pengikut Sobat akan menjadi respect terhadap bisnis Sobat. Hindari terlalu banyak memberikan materi mengenai produk Sobat secara terus-menerus dan gantilah dengan konten bervariatif dan edukatif. Hal ini akan dapat menjalin komunikasi antara Sobat dengan konsumen.

 

  • Fitur terbaru media sosial

Jika Sobat menggunakan media sosial sebagai media pemasaran, maka Sobat juga harus mengetahui fitur-fitur terbaru dari media sosial tersebut. Salah satunya dengan memanfaatkan fitur video di Facebook. Tanpa perlu menggunakan YouTube, Sobat dapat mengunggah foto-foto produk atau video pembuatan produk Sobat di Facebook. Atau Sobat bisa melihat persentase dari berapa banyak orang melihat, menanggapi dan merepon konten yang Sobat posting.

 

  • Jangkau konsumen lebih banyak

Selain dengan memberikan postingan konten untuk menjangkau pasar, cara lain yang bisa Sobat lakukan adalah iklan. Dalam hal ini Sobat memang harus mengeluarkan budget tambahan untuk mengiklankan produk Sobat di media sosial. Meskipun sudah mengiklankan produk, Sobat juga harus tetap melakukan posting konten secara berkala dan rutin.

  • Hemat waktu

Agar kinerja pemasaran bisnis Sobat melalui media sosial tetap maksimal, Sobat tidak perlu selalu memantau dan mengupdate konten setiap waktu. Karena pastinya Sobat juga harus fokus terhadap bisnis Sobat tersebut. Cara termudahnya adalah dengan memanfaatkan salah satu fitur media sosial, yaitu dapat memposting konten Sobat secara terjadwal sesuai waktu yang Sobat inginkan. Dengan begini Sobat akan lebih hemat waktu untuk melakukan aktivitas lainnya.

 

  • Ikuti perubahan media sosial

Ketika sebuah platform media sosial membuat perubahan, maka Sobat harus bisa mengikuti perkembangannya. Manfaatkan perubahan tersebut untuk memaksimalkan jangkauan pasar dan konsumen serta mendukung perkembangan bisnis Sobat.

 

Oleh: Winda Chan
Ilustrator: Ary Pratama
Editor: Kiki A Larasati

http://yea-indonesia.com

 

5 Jurus Sakti Meningkatkan Permintaan Konsumen

Posted on

Image

Bisnis dikatakan sukses apabila permintaan konsumen semakin meningkat dari waktu ke waktu. Minimal permintaan tidak mengalami penurunan yang drastis. Agar permintaan meningkat, tentunya Sobat membutuhkan berbagai macam strategi yang tepat untuk dijalankan. Mungkin salah satu yang pernah Sobat lakukan adalah dengan melakukan berbagai penelitian, seperti riset pasar mengenai apa yang dibutuhkan konsumen dan bagaimana menyakinkan konsumen bahwa produk yang Sobat jual bagus dan berkualitas.

Berikut ini 5 jurus sakti yang bisa Sobat coba untuk meningkatkan minat konsumen terhadap produk Sobat.

  1. Riset : selalu memantau kebutuhan pasar

Jangan pernah berhenti untuk mencari tahu apa yang dibutuhkan oleh Konsumen. Sobat harus bisa memanfaatkan hasil survey atau testimonial yang diberikan konsumen saat memberikan komentar terhadap produk maupun pelayanan yang Sobat berikan. Dari hasil riset tersebut, maka bisa saja muncul ide-ide kreatif yang dapat memberikan inovasi terbaru terhadap produk yang Sobat jual. Jika konsumen suka, maka permintaan pun akan meningkat.

  1. Menghasilkan konten yang berkualitas

Jika Sobat baru merintis suatu usaha, maka Sobat harus lebih gencar dalam melakukan promosi dan meyakinkan kosumen bahwa produk yang Sobat miliki bermanfaat dan berguna bagi konsumen. Sobat bisa mereview dan mengenalkan produk di berbagai media sosial agar dapat memberikan informasi kepada pembaca atau konsumen bahwa produk yang Sobat tawarkan memiliki manfaat bagi konsumen.

  1. Membuat grup khusus

Agar konsumen bisa terus menerus membeli produk Sobat, maka ada cara lain yang bisa Sobat lakukan. Cobalah untuk membuat grup khusus. Hal ini bertujuan untuk menjalin komunikasi berkelanjutan dengan konsumen, menjalin kedekatan secara lebih personal ke tiap-tiap pelanggan Sobat, dan yang terakhir adalah agar Sobat dapat memberikan penawaran khusus untuk konsumen yang telah tergabung dalam grup. Kepedulian Sobat terhadap konsumen akan membuat konsumen menjadi lebih respect terhadap toko online Sobat.

  1. Berikan penawaran produk khusus konsumen baru

Awalnya mungkin konsumen merasa ragu untuk mencoba produk Sobat. Hal ini biasanya sering terjadi. Namun Sobat bisa memberikan beberapa penawaran untuk memikat konsumen-konsumen baru. Cara ini merupakan cara yang paling banyak dilakukan oleh banyak penjual. Biasanya mereka memikat kosumen baru dengan memberikan diskon, promo, voucher atau pun ada juga yang memberikan produk secara cuma-cuma untuk konsumen baru agar mau mencobanya. Nantinya setelah konsumen mencoba produk yang Sobat tawarkan dan dinilai bagus dan bermanfaat, maka kemungkinan besar akan kembali lagi untuk membeli produk Sobat.

  1. Review konsumen

Manfaatkan website yang Sobat miliki dengan menambah fitur review produk atau kolom testimonial agar konsumen bisa memberikan masukkan terhadap produk maupun pelayanan Sobat. Kepercayaan konsumen terhadap produk yang Sobat tawarkan akan tercipta dari testimonial yang telah diberikan oleh konsumen sebelumnya. Konsumen tidak akan ragu membeli jika ulasan produk Sobat baik di mata mereka. Hasiil review tersebut akan bisa menjadi tolak ukur perkembangan masa depan bisnis Sobat.

Oleh: Winda Chan
Ilustrasi: Ary Pratama
Editor: Kiki A Larasati

http://yea-indonesia.com