5 Kesalahan Umum Para Pengusaha Pemula

Posted on Updated on

Image

Beberapa orang enggan membuka usaha karena takut akan melakukan kesalahan dan kemudian akan berakhir pada kegagalan. Padahal dari kesalahan tersebut dapat diambil pelajaran, dan ini merupakan salah satu ciri pengusaha yang baik. Cobalah untuk menjadikan kegagalan sebagai sahabat terbaik dan berusaha bangkit dari kegagalan.

Menurut buku karangan Robert Jordan yang berjudul “How They Did It: Billion Dollar Insights from the Hearth of America”, ada 5 kesalahan yang sering dilakukan oleh pengusaha pemula, yaitu:

1. Takut mengambil alih

Awalnya beberapa pengusaha membangun bisnis pribadi hanya sebagai usaha sampingan saja. Tapi Anda juga harus mulai berani memutuskan untuk benar-benar terjun ke bisnis tersebut. Selama ketakutan Anda belum hilang, maka Anda akan sulit menjalankan usaha Anda.

 2. Mempekerjakan orang yang salah

Membangun suatu usaha yang berkembang besar tentunya bukan hanya pekerjaan satu orang saja. Tentunya Anda juga membutuhkan orang lain untuk menjalankan usaha Anda juga, tentunya sebagai karyawan Anda. Pilihlah orang yang tepat dan sesuai dengan jenis usaha Anda untuk dijadikan sebagai karyawan Anda. 

3. Tidak ingin menyerahkan kontrol

Ada dua jenis kontrol, yaitu ekuitas dan operasional. Beberapa pengusaha sangat bersemangat menjalankan usahanya sehingga mereka sulit untuk menyerahkan kontrol kepada orang lain. Namun ada saatnya Anda harus bisa membiarkan orang yang lebih baik dari Anda untuk mengerjakan hal-hal yang menjadi keahliannya.

 4. Mudah merasa puas

Menurut Jordan, beberapa orang percaya bahwa ketika mereka berhasil mencapai suatu tingkat kesuksesan, mereka telah mencapai titik yang aman. Namun, resesi besar yang terjadi membuktikan tidak ada yang namanya ‘titik aman’. Sebagai pengusaha Anda harus terus berinovasi, jika tidak maka usaha Anda akan berjalan di tempat.

5. Gagal melihat peluang baru

Banyak pengusaha yang sebenarnya melihat hal-hal yang sebenarnya dibutuhkan oleh orang lain, namun memilih untuk mengabaikannya. Seorang pengusaha harus bisa melihat apa yang dibutuhkan oleh konsumen, karena itu bisa menjadi peluang bagi Anda untuk membangun usaha.

Oleh: Winda Chan
Ilustrasi: Ary Pratama
Editor: Kiki A Larasati

http://yea-indonesia.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s