Brand-Brand Sukses yang Asli Punya Indonesia

Posted on Updated on

Image

Anda suka dan bangga menggunakan dengan produk luar atau produk KW? Banyak sekali brandbrand luar yang bertaburan di Indonesia, bahkan menjadi favorit orang Indonesia. Kita seharusnya bangga terhadap produk buatan dalam negeri, karena kalau bukan kita siapa lagi yang akan menghargai produk-produk dalam negeri kalau bukan kita.

Kebanyakan orang Indonesia beranggapan jika brand luar memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan brand lokal. Hal ini mengakibatkan brand lokal menjadi sulit bersaing di pasar domestik. Namun untuk mengatasi hal tersebut, suatu kesengajaan atau kebetulan semata, pemilik brand menggunakan brand yang terkesan berasal dari luar negeri yaitu berlabel bahasa Inggris. dan ternyata banyak masyarakat Indonesia yang tidak mengetahui bahwa brand tersebut berasal dari Indonesia. Apalagi brand-brand ini kini sukses di pasar Internasional.

Tentunya Anda juga tidak perlu bangga karena memakai brand lokal yang Anda anggap itu adalah barang impor. Tapi banggalah menggunakan produk brand lokal yang berkualitas. Tahukah Anda brand apa saja kah itu?

1. Maspion

Perusahaan yang berpusat di Surabaya ini telah menghasilkan produk-produk elektronik sejak tahun 1960-an. Slogan perusahaan ini dalam setiap iklan adalah “Cintailah produk-produk Indonesia”. Meskipun masih perusahaan lokal, namun produk elektroniknya telah terkenal sebagai produk keperluan rumah tangga. Mulai dari setrika, blender, kipas angin, sampai AC.

2. Polytron

Banyak orang mengira produk ini buatan Jepang atau Cina. Dan ternyata Brand ini juga termasuk produk buatan Indonesia. Sepuluh tahun setelah Maspion berdiri, tepatnya tahun 1970-an perusahaan ini berdiri. Pabriknya saat ini berada di Semarang dan Kudus. Dengan Slogan “Memang Canggih” perusahaan elektronik ini semakin sukses di Indonesia karena kualitas produk-produknya.

3. Polygon

Anda pernah mendengar brand ini? Bagi Anda penyuka sepeda, pasti sudah sering mendengar brand ini. Sepeda yang diproduksi Polygon bervariasi jenisnya, mulai dari sepeda biasa, sepeda mini, sampai sepeda gunung juga ada. Semua sepeda ini diproduksi langsung di Indonesia, tepatnya Sidoarjo, Jawa Timur. Dari pengguna biasa sampai komunitas sepeda menggunakan produk ini karena sudah terjamin kualitasnya.

4. Byon

Berkembangnya teknologi saat ini telah menginspirasi banyak negara dan orang untuk menciptakan perangkat teknologi yang modern. Tak ketinggalan Indonesia yang juga telah meramaikan tren komputer dan notebook. Meskipun harganya lebih terjangkau, Byon memiliki konsep yang cukup tinggi dan juga berkualitas. Hal ini membuktikan bahwa Indonesia juga mampu membuat produk teknologi yang berkelas.

5. Lea

Pastinya banyak tertipu dengan brand ini. Dengan logo berbau Amerika Serikat ini, pastinya banyak yang menyangka produk diimpor dari Amerika Serikat. Tapi Anda salah! Produk celana berbahan dasar denim ini asli buatan Indonesia. Merek jeans satu ini memang sudah diakui kualitasnya di Indonesia, bahkan sudah memiliki reputasi yang mendunia.

6. Tomkins

Namanya memang terkesan seperti buatan luar negeri, namun sebenarnya brand ini asli punya Indonesia. Produk yang ditawarkan oleh Tomkins bervariasi jenisnya. Mulai dari sepatu sekolah, sepatu olahraga, sepatu futsal, sampai sepatu bikers pun disediakan oleh Tomkins.

7. Buccheri

Buccheri merupakan merek sepatu dari Indonesia yang diperkenalkan pada tahun 1980. Buccherimampu menempatkan produknya di industri fashion dalam negeri dan telah menarik hati banyak orang. Hal ini menjadikan Buccheri sebagai salah satu brand sepatu dan sandal paling berharga di dalam negeri.

Jika dilihat dari namanya, pasti banyak yang menyangka produk ini buatan Italia ataupun Eropa. Asal Anda tahu saja, tas dan sepatu di Buccheri memiliki kualitas terbaik sejak tahun 1980. Dan inilah bukti nyata bahwa Indonesia memiliki produk dalam negeri yang berkualitas dan patut dibanggakan.

8. Casablanca

Keharuman parfum ini memang sudah tidak diragukan lagi. Parfum ini membuat banyak wanita terpikat, apalagi jika dipakai oleh orang tercinta. Siapa sangka, parfum yang selalu menampilkan pria dan wanita bule ataupun keadaan kota Perancis di setiap iklannya, adalah buatan Indonesia. Anda tidak perlu jauh-jauh ke Perancis untuk melihat pabriknya, karena parfum ini dibuat di Muara Kapuk, Jakarta.

9. Erward Forrer

Edward Forrer merupakan sebuah perusahaan sepatu dan tas yang telah berdiri sejak 1989. Seluruh kegiatan produksinya dilakukan di Indonesia. Nama perusahaannya diambil dari nama sang pemilik. Usaha yang berkantor pusat di Jalan Veteran No. 44 Bandung ini telah memiliki 6 toko yang tersebar di Indonesia, yaitu bandung, Surabaya, Malang, Denpasar, dan Papua. Selain itu Edward Forrer telah menjadi bisnis waralaba yang terkenal dan memiliki gerai waralaba hingga ke luar negeri seperti Australia, Hawaii, dan Malaysia.

10. Surfer Girl

Surfer Girl pertama kali didirikan di Bali sejak tahun 1998. Surfer Girl telah menadatangani promosi FLIP sebagai distributor pertama mereka di Australia. Surfer Girl telah menarik perhatian banyak turis muda Australia. Pada tahun 2013, produk Surfer Girl yang berupa stiker bermerek, gantungan kunci, alat tulis, botol air, tas, handuk, sandal jepit, dan berbagai aksesoris lainnya telah up-to-date di Australia. Produk ini memberi kesan warna-warni, Love, nature, friends dan menyenangkan. Surfer Girl mulai banyak digemari banyak orang, terutama gadis-gadis muda di seluruh wilayah Asia Pasifik.

11. Bodypack dan Eiger

Semua orang pasti tahu brand ini. Kedua produk ini bernaung pada satu induk yang sama. Bodypack lebih fokus memproduksi tas laptop dan gadget, sedangkan Eiger fokus pada produk-produk yang menyangkut aktivitas alam bebas. Pengguna produk ini sudah tidak sanksi lagi akan kualitasnya. Hal ini yang menjadikan produk ini begitu melekat di hati pecinta gadget dan pecinta alam.

12. J.CO Donuts and Coffee

Bukan hanya brand barang eletronik dan barang kebutuhan sehari-hari saja yang sukses, makanan juga ada. Siapa yang tidak suka kopi atau pun donat? Pastinya Anda sudah sering mendengar atau mungkin merasakan sensasi nikmatnya donat dan kopi yang ditawarkan J.CO Donuts and Coffee. Outlet yang dibuka pertama kali di Supermall Karawaci pada tahun 2005 ini didirikan oleh Johnny Andrean Group. Dengan perlahan J.CO Donuts and Coffee mengembangkan sayapnya ke seluruh Indonesia. Bahkan saat ini J.CO Donuts and Coffee sudah memiliki outlet di berbagai negara di Asia seperti Malaysia, Singapura, Philipina dan China. Bagaimana? Keren kan!

13. Hoka Hoka Bento

Begitu banyak restoran cepat saji di Indonesia yang berasal dari luar. Tapi Anda juga restoran cepat saji yang memiliki ciri khas dan asli punya Indonesia. Hoka Hoka Bento adalah salah satu restorannya. Restoran yang memiliki nama gaul dengan sebutan Hokben ini banyak dianggap masyarakat Indonesia sebagai restoran Jepang. Namun faktanya, sejak tahun 1985 sampai saat ini, Hoka Hoka Bento tetap memegang konsep “Japanese Fast Food” terbesar di Indonesia yang dimiliki orang Indonesia.

14. CFC (California Fried Chicken)

Restoran yang dikelola oleh PT. Pioneerindo Gourmet, Tbk ini sama sekali tidak ada keterkaitan bisnis dengan pihak atau perusahaan asing. Karena namanya, banyak orang yang berpikir restoran ini milik orang asing. Sang direktur, Budi Hamidjaja telah mendirikan perusahaan ini sejak 1983. Hingga tahun 2001, CFC telah memiliki 120 gerai yang tersebar di banyak kota di Indonesia. Diantaranya tujuh gerai Sapo Oriental dan 46 gerai Cal Donat di mal-mal Jakarta.

Oleh: Winda Chan
Ilustrasi: Ary Pratama
Editor: Kiki A Larasati

http://yea-indonesia.com

———————————————————————————————————————–

Modul kewirausahaan praktis, cukup belajar dari laptop >> http://yeavirtual.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s