12 Pedoman Rahasia Mark Cuban untuk Startup Business

Posted on Updated on

Image

Mark Cuban seorang co-founder dan ketua Denver yang berbasis jaringan kabel HDNet dan pemilik tim bola basket Dallas Mavericks. Ia juga seorang investor aktif dan secara teratur muncul di seri realitas ABC, Shark Tank. Mark mengungkapkan bahwa siapapun yang telah memulai bisnis memiliki aturan dan pedomannya sendiri. Pedoman ini tidak hanya untuk mereka yang mendirikan perusahaan, melainkan bagi mereka yang sedang mempertimbangkan untuk bekerja di perusahaan tersebut. Mark membeberkan 12 pedoman rahasia untuk startup business:

  1. Jangan memulai sebuah perusahaan kecil, kecuali itu adalah obsesi Anda dan yang Anda cintai juga.
  2. Jika Anda memiliki sebuah strategi untuk ‘keluar’, maka hal itu bukanlah sebuah obsesi.
  3. Memperkerjakan orang-orang yang menurut Anda akan senang bekerja di perusahaan Anda.
  4. Penjualan menyelesaikan segalanya. Anda wajib tahu bagaimana perusahaan Anda akan menghasilkan uang dan bagaimana Anda akan melakukan penjualan.
  5. Anda harus mengetahui kompetisi utama Anda dan fokus untuk menjadi yang terbaik dalam bidang-bidang tersebut. Pekerjakan orang-orang terbaik yang memiliki kompetisi utama Anda. Diluar itu, pekerjakan orang yang cocok dengan budaya perusahaan namun tidak perlu dibayar mahal.
  6. Sebuah mesin espresso? Apakah Anda bercanda? Minum kopi sendirian di kantor adalah loser. Waktu makan siang adalah kesempatan untuk keluar dari kantor dan berbincang-bincang. Sehari ada 24 jam, dan jika mereka mencintai pekerjaan mereka, maka mereka akan berusaha memberikan yang terbaik untuk pekerjaannya. Membangun jaringan tanpa kenal lelah sambil minum kopi di luar jam kerja adalah salah satunya.
  7. Jangan ada ruang kantor tertutup. Kosep open office menjaga setiap orang mengetahui semua perkembangan dan menjaga energi mereka tetap tinggi. Jika ada yang membutuhkan privasi, silahkan tunjukkan toilet kepada mereka. Tidak ada yang privat pada perusahaan startup. Bisa dikatakan ini adalah cara yang baik untuk menghindari merekrut karyawan yang tidak bisa bekerja dengan baik dalam sebuah startup. Jika orang tersebut hanya ingin bepergian dengan membawa sekretaris pribadinya, hindari orang itu. Jika seseorang tidak ingin melakukan penjualan melalui telepon, maka hindari. Kenapa? Karena mereka akan merusak perusahaan Anda.
  8. Secepat apapun perkembangan teknologi, jalankan dengan apa yang Anda ketahui. Dan ini adalah cara yang murah. Jika Anda mengerti menggunakan Sistem Operasi Windows Vista, maka gunakanlah. Jika Anda paham menggunakan Sistem Operaso Windows 8, gunakanlah. Karena perusahaan Anda masih startup, tentu saja belum memiliki banyak karyawan. Maka biarkan karyawan Anda menggunakan apa yang mereka bisa gunakan.
  9. Jaga struktur organisasi Anda agar tetap rata. Jangan membuat aturan bahwa seorang manager harus melapor pada manager lain dalam sebuah startup, hal ini akan membuat Anda gagal. Setelah Anda melewati tahap startup maka Anda bisa melakukannya.
  10. Sebuah tanda kegagalan untuk startup adalah ketika Anda mengirimkan baju polo yang disulamkan sebuah logo Anda. Tidak masalah jika Anda ingin membelikan untuk karyawan Anda. Tapi jangan berpikir bahwa konsumen Anda akan menggunakan polo dengan brand Anda saat mereka bejalan-jalan. Ini adalah pemikiran yang tidak benar bagaimana menggunakan uang Anda.
  11. Jangan pernah menyewa perusahaan Public Relation (PR). Perusahaan PR akan menelepon atau mengirimkan email dalam publikasi yang sudah pernah Anda baca, dalam acara sudah Anda tonton, dan situs yang sudah pernah Anda jelajahi. Mereka adalah orang-orang yang mempublikasi email. Ketika Anda menikmati suatu informasi yang berhubungan dengan bidang Anda, maka cari email orang yang membuatnya. Kirimkan email pesan untuk mengenalkan perusahaan Anda. Mereka akan senang mendapat info langsung dari seorang pendiri daripada sebuah PR. Pastikan Anda menjawab pertanyaan meraka secara tepat sehingga menjadi sebuah sumber informasi untuk mereka.
  12. Buatlah pekerjaan yang menyenangkan untuk karyawan Anda. Perhatikan dan jaga tingkat stres mereka, pencapaian yang mereka dapat dan berikan reward kepada mereka.

Oleh: Winda Chan
Ilustrasi: Ary Pratama
Editor: Kiki A Larasati
http://yea-indonesia.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s