5 Cara Mencapai Keseimbangan sebagai Pengusaha

Posted on Updated on

Image

Sebagai sebuah profesi, kewirausahaan menciptakan apa saja kecuali keseimbangan. Terlalu tinggi dapat membahayakan dan terlalu rendah dapat menghancurkan. Cobalah untuk menemukan “ritme” dalam pasar yang kompetitif. Lalu bagaimana caranya tercipta keseimbangan? Mike Del Ponte, co-founder dan Chief Executive Soma  mengungkapkan ada lima cara agar pengusaha bisa mencapai keseimbangan.

1.       Mengganti “to do list” menjadi rutinitas

Cobalah untuk mengganti to do list menjadi rutinitas. Kunci untuk membentuk suatu kebiasaan baik adalah dengan membuat mereka menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari Anda. Anda bisa melakukannya di pagi, sore dan tiap minggu. Ini salah satu cara untuk mengikat kebiasaan baik ke dalam kehidupan sehari-hari Anda. Dengan begini Anda akan mampu mempersiapkan diri mencapai kehidupan yang Anda inginkan.

Mungkin Anda akan menjadi lebih kreatif di pagi hari. Sebaiknya Anda tidak menghabiskan waktu untuk memeriksa email di pagi hari. Mulailah pagi Anda dengan membahas proyek-proyek besar dalam pikiran Anda. dan Anda bisa habiskan waktu sore Anda dengan melakukan tugas-tugas adminsitratif.

2.       Beristirahat dengan meditasi

Pengusaha menghabiskan banyak waktu di dalam kepalanya sendiri, seperti berpikir, menganalisis, merasakan derita akan obsesi berlebihan mengenai kesuksesan bisnis mereka. Terkadang kita butuh istirahat untuk diri kita sendiri. Meditasi adalah kesempatan bagi Anda untuk mengistirahatkan pikiran Anda.

Meditasi lebih mudah daripada kebanyakan yang orang-orang pikirkan. Mulailah dengan fokus dan mengikuti nafas Anda. Tujuannya bukan untuk menghilangkan pikiran Anda sepenuhnya, tapi untuk melancarkan pernafasan Anda. Ambil waktu untuk menenangkan pikiran Anda agar dapat menajamkan kefokusan Anda terhadap pekerjaan Anda sehingga memungkinkan Anda untuk bekerja dalam waktu yang cukup lama. Dalam bisnis, tidak semuanya berjalan sesuai rencana. Dengan meluangkan waktu memperlambat dan mengumpulkan pikiran Anda, Anda akan menyadari hal-hal penting apa saja yang harus dicapai setiap harinya.

 

3.       Latihan dan makan dengan benar

Sebagai pengusaha, tentunya mudah bagi Anda untuk menghindari latihan dengan alasan “saya tidak punya waktu”. Padahal sebenarnya jika Anda mengabaikan waktu untuk latihan, maka produktivitas Anda bisa berkurang dan dalam jangka panjang Anda juga bisa kehilangan waktu Anda.

Latihan adalah pereda stres yaitu meningkatkan serotonim dan endorphin yang dapat membantu menenangkan pikiran Anda. Selain itu nutrisi juga mempengaruhi produktivitas kinerja Anda. Hilangkan kebiasaan Anda untuk memakan makanan olahan, makanan cepat saji dan makanan manis karena ini dapat menurunkan energi dan membuang keseimbangan kinerja Anda. Perbanyak minum air putih untuk membantu menyehatkan tubuh Anda.

 

4.       Tetap berhubungan dengan teman dan keluarga

Orang-orang yang menjalankan bisnis mereka sendiri biasanya suka berpikir seperti berada di pulau terpencil. Dari pagi hingga malam sampai akhir pekan dihabiskan hanya untuk memjawab email. Gaya hidup ini sangat bertentangan dengan kehidupan sosial yang normal. Interaksi sosial dengan orang-orang sekitar sangatlah perlu, terutama dengan keluarga Anda. Habiskan waktu weekend Anda dengan teman atau keluarga Anda. Dengan dukungan orang-orang yang peduli tentang Anda, maka Anda akan mendapatkan motivasi dan dorongan untuk terus mengembangkan bisnis Anda.

 

5.       Putus hubungan dengan teknologi

Mungkin Anda akan selalu tergoda untuk bekerja sepanjang waktu. Bahkan terkadang satu menit Anda bersantai, rasanya seperti banyak waktu yang terbuang. Namun ada baiknya Anda berpikir sebaliknya. Anda juga perlu waktu untuk istirahat. Ini bukan berarti Anda menonton TV di sofa sambil memeriksa email. Tapi ini berarti Anda benar-benar harus mematikan laptop dan handphone Anda. Pastikan Anda benar-benar putus dari teknologi.

Mike mengungkapkan, Saya pernah mengerjakan tiga pekerjaan selama seminggu. Saya pikir saya tidak bisa mengambil hari libur. Namun yang saya temukan adalah bahwa saya menjadi jauh lebih produktif, sehat dan bahagia saat saya berkomitmen untuk beristirahat di hari Minggu.

Saat Anda menetapkan waktu untuk benar-benar putus dengan teknologi pendukung kerja Anda, maka Anda memiliki banyak waktu untuk bersantai, membaca, memasak, latihan, meditasi, menikmati waktu bersama orang-orang tercinta Anda, tidur siang dan segala sesuatu yang Anda katakan “tidak memiliki banyak waktu untuk melakukannya”.

Oleh: Winda Chan
Ilustrasi: Ary Pratama
Editor: Kiki A Larasati
http://yea-indonesia.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s