6 Strategi Marketing Instagram

Posted on Updated on

Image

 

Ternyata Instagram bisa menjadi aplikasi yang dapat dijadikan senjata dalam content strategy.  Foto dan gambar bisa menjadi konten pemikat konsumen. Berdasarkan blog resmi Instagram, jumlah pengguna akun Instagram telah mencapai 80 juta orang hingga saat ini. Aplikasi ini telah berkembang di perangkat iOS dan Android dan telah mengakuisisi Facebook di tahun 2013 serta meluncurkan web presence di tahun 2012.

Jika Sobat ingin memasarkan produk lewat Instagram, kunci utamanya adalah menghindari hard selling. Teknik menjual produk terbaik dengan harga menarik tidak akan disukai oleh pengguna Instagram. Jika Sobat ingin memulai marketing lewat Instagram, maka ada beberapa strategi yang bisa Sobat lakukan.

1.       Editorial calendar

Instagram identik dengan foto dan gambar. Oleh karena itu Sobat harus memikirkan foto-foto yang hendak diunggah. Ide-ide foto tersebut bisa Sobat tuangkan ke dalam editorial calendar sehingga Sobat bisa menjadwal foto-foto apa saja yang akan diunggah. Misalnya Sobat bisa mengunggah dua hingga tiga foto per minggu.

 

2.       Hashtag

Hashtag berguna untuk mengkategorikan konten apa saja yang akan Sobat unggah di Instagram. Hal ini dilakukan agar Sobat lebih fokus dalam mengunggah dan konsumen yang menggunakan Instagram jauh lebih mengingat dan mengidentifikasi foto.

 

3.       Perlihatkan produk

Rajin mengupdate produk-produk yang Sobat jual akan menunjukkan bahwa bisnis yang Sobat jalankan masih tetap eksis. Unggah foto-foto produk terbaru Sobat agar pengguna Instagram bisa merasakan seperti windows shopping di toko atau mall. Ini akan dapat menarik konsumen baru dan pelanggan lama Sobat.  

Bagaimana jika bisnis Sobat di bidang jasa? Jika Sobat berkecimpung di bidang jasa, Sobat bisa mengunggah foto-foto kegiatan Sobat saat memberikan pelayanan jasa atau peralatan yang digunakan. Misalnya fotografer bisa mengunggah foto kamera yang digunakan, kegiatan saat melakukan foto atau hasil jepretan sang fotografer.

 

4.       Menunjukkan cara pembuatannya

Ini adalah salah satu strategi yang menarik. Kebanyakan konsumen merasa penasaran bagaimana proses produksi produk yang dibelinya. Sobat bisa mengunggah foto-foto proses produksi melalui Instagram.

Jika Sobat menjual sepatu hasil produksi sendiri, maka Sobat bisa mengunggah foto saat membuat pola sepatu, menjahit sepatu, hingga proses penyelesaian sampai akhir.

 

5.       Promosi kabar terkini

Biasanya konsumen akan merasa spesial jika mereka mengetahui informasi mengenai produk yang akan dijual pertama kali. Misalnya Sobat menjual baju-baju online dan akan membuka toko offline. Baiknya Sobat mengunggah foto proses set up toko tersebut agar konsumen merasa yakin dengan toko offline Sobat.

 

6.       Interaksi

Sebagai seorang pengusaha online, pastinya tidak ada tatap muka antara konsumen dengan penjual. Sebaiknya Sobat bisa lebih mendekatkan jarak dengan konsumen dengan cara melakukan interaksi-interaksi kecil seperti membalas komentar konsumen di Instagram.  

 

Oleh: Winda Chan
Ilustrasi: Ary Pratama
Editor: Kiki A Larasati
http://yea-indonesia.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s