Plus Minus Memasok Produk Lokal

Posted on Updated on

Image

Saat ini cukup banyak penjual online yang memasok dan menjual produk lokal dibandingkan produk impor. Alasannya adalah penjual tidak perlu repot menempuh penerbangan internasional karena akan lebih mudah mengambil produk di negara yang sama. Selain itu harga produk dari pemasok lokal jauh lebih murah dibandingkan pemasok impor. Hal ini akan lebih menguntungkan penjual. Namun tidak selalu begitu. Selain ada keuntungannya, pastinya juga ada kerugiannya.

Keuntungan memasok produk lokal:

1.       Mudah mencari pemasok

Pemasok lokal lebih mudah dicari dibandingkan pemasok impor. Hal ini memudahkan calon penjual yang ingin berkecimpung di dunia bisnis untuk memulai bisnis.

 

2.       Biaya operasinal rendah

Dengan memasok produk lokal, maka biaya operasional akan jauh lebih murah dibandingkan memasok produk impor. Produk bisa diambil secara langsung dari pemasok atau bisa juga menggunakan jasa pengiriman yang tarifnya jauh lebih murah karena menggunakan tarif domestik. Bagi penjual yang mengambil produk di pemasok luar negeri harus membayar mahal karena jarak tempuh antar negara yang jauh.

 

3.       Tidak memerlukan banyak modal

Jika memasok produk impor maka penjual dituntut memiliki modal yang banyak untuk menyetok produk impor. Sedangkan bagi penjual yang memasok produk lokal, mereka dapat berdagang dengan modal nol dalam berbisnis online karena mereka bisa berjualan dengan sistem dropship.   

 

4.       Harga jual lebih murah

Jika biaya operasionalnya rendah, maka penjual dapat menetapkan harga jual yang murah untuk produk. Hal ini akan sulit dilakukan untuk produk impor karena mahalnya biaya operasional. Jika produk dijual dengan harga yang murah maka jumlah permintaan pembeli akan meningkat. Apalagi jika dijual di Indonesia yang masyarakatnya berasal dari kalangan menengah ke bawah. 

Kerugian memasok produk lokal :

 

1.       Perlu usaha ekstra untuk branding

Jika penjual menjual produk impor, maka penjual tidak perlu repot-repot melakukan branding, karena merek produk tersebut sudah terkenal di pasar internasional. Lain halnya dengan produk lokal. Penjual harus mempromosikan dan memperkenalkan merk produknya agar terkenal di pasar Indonesia. Padahal jika ditelusuri, beberapa produk lokal juga sudah terkenal di pasar Indonesia, bahkan hingga ke luar negeri.

 

2.       Profit sedikit

Karena produk lokal mudah ditemukan, maka banyak penjual yang menjual produk dengan jenis yang sama. Berarti akan ada banyak kompetitor sejenis. Jika hal ini terjadi, maka keuntungan yang diperoleh penjual akan kecil. Jika produk dijual dengan harga yang lebih mahal dari harga pasar, maka pembeli akan mencari penjual lain. Berbeda dengan produk impor yang mudah menetapkan harga jual karena kompetitor produk sejenis tidak banyak.

 

3.       Kualitas masih dianggap remeh

Ternyata masih banyak konsumen Indonesia yang menganggap produk lokal memiliki kualitas di bawah produk impor. Hal ini membuat produk lokal kalah bersaing dengan produk impor. Padahal masih ada juga produk lokal yang kualitasnya setara dengan produk impor, bahkan jauh lebih bagus. 

Oleh: Winda Chan
Ilustrasi: Ary Pratama
Editor: Kiki A Larasati
http://yea-indonesia.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s