Strategi Agar Bisnis Bertahan Lama

Posted on Updated on

Image

Semakin lama semakin banyak bisnis-bisnis unik dan baru yang muncul di permukaan. Dari bisnis kuliner, fashion, penyewaan, maupun jasa travel semuanya saling bersaing. Tentunya agar lebih menonjol dibandingkan kompetitor, Sobat harus menyiapkan strategi untuk bertempur. Jika tidak, maka bisnis Sobat akan tenggelam. Berikut ini beberapa strategi agar bisnis Sobat tetap bertahan sehingga dapat meningkatkan pemasaran produk/jasa.

  • Pantau kemampuan kompetitor

Agar bisa terlihat menonjol dibandingkan kompetitor, maka Sobat harus dapat “memantau” apa yang dilakukan oleh kompetitor. Sobat bisa mencari tahu info mengenai kompetitor dengan memantau cara mereka memasarkan produk, memantau lokasi usahanya, atau pun bagaimana cara kompetitor mengemasi produknya. Sobat bisa menemukan informasi tersebut dari pelanggan atau teman yang pernah membeli produk kompetitor Sobat. Secara tidak langsung Sobat akan mengetahui kelemahan dan keunggulan kompetitor.

 

  • Menilai pasar

Jangan pernah berhenti mencari tahu apa yang diinginkan konsumen. Untuk mengetahui apa yang disukai oleh konsumen, Sobat bisa melakukan riset pasar. Sobat harus bisa memposisikan diri menjadi seorang konsumen. Jika Sobat menjual sepatu, maka cobalah untuk menjadi pembeli di toko sepatu tersebut. Temukan apa yang Sobat cari dan inginkan saat berada di toko sepatu tersebut.

  • Rencanakan strategi

Strategi bisa mulai Sobat rencanakan jika Sobat telah berhasil mendapatkan informasi mengenai apa yang dilakukan kompetitor dan melakukan riset pasar. Tentunya Sobat juga telah mengetahui kelemahan dan keunggulan kompetitor Sobat. Dengan berbekal hasil riset dan hasil pantau dari kompetitor, maka Sobat akan lebih mudah dalam merencanakan strategi yang matang.

 

  • Bangun komunitas

Salah satu cara agar bisnis Sobat tetap terlihat di mata konsumen adalah dengan melibatkan diri dan mencoba mengenalkan produk kepada masyarakat atau suatu komunitas. Mungkin dengan mensponsori salah satu kegiatan di komunitas tertentu. Contohnya suatu komunitas menyelenggarakan suatu lomba. Jika Sobat membuka toko sepatu, Sobat bisa menyumbangkan satu atau dua pasang sepatu untuk diberikan sebagai hadiah perlombaan tersebut. Dengan begitu secara perlahan bisnis Sobat akan dikenal banyak orang.

 

Oleh: Winda Chan
Ilustrasi: Ary Pratama
Editor: Kiki A Larasati

http://yea-indonesia.com

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s