PILIH SOCIAL NETWORKER APA BUSINESS NETWORKER?

Posted on

Slide #5

Anda mungkin salah satu orang yang saat ini tengah memburu jumlah follower atau fans base sebanyak-banyaknya dalam akun sosial media anda. Jika iya, pertanyaan saya adalah; kira-kira atau lebih tepatnya untuk keperluan apa sehingga anda bersikeras berusaha meningkatkan terus dan terus jumlah follower/ fans anda setiap harinya?. Apakah untuk sekedar berteman saja? Atau ada keperluan komersil lain?.

Saya yakin jika anda adalah pelaku usaha khususnya yang memanfaatkan jejaring maya (online) sebagai channel-nya (marketing/promosi dan distribusi), maka usaha anda untuk memperluas jaringan dengan memperbanyak fans/follower adalah hal yang wajar bahkan wajib hukumnya. Harapannya jelas, semakin luas jejaring sosial anda semakin lebar peluang anda untuk meraih keuntungan ekonomis lebih banyak. Nah! jika kondisinya demikian, tahukah anda berapa besar proporsi yang paling ideal menempatkan diri anda sebagai seorang social networker dan business networker?

Menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas saya menggunakan pendekatan Business Model Canvas karena praktis dan mudah di pahami.  Anda bisa baca buku karya Alexander OsterwalderBusiness Model Generation dan Value Proposition Design. Buku ini menurut saya ini cukup fenomenal karena berhasil membuat Apple, Google, IBM, Dell dan perusahaan raksasa lainnya semakin merajalela hanya dengan memahami dan mendesain ulang model bisnisnya. Saya sendiri tidak bisa lepas mengunakan pendekatan ini karena kepraktisan dan kemudahannya.

Business Model Canvas dan Business Networker

Intinya dengan alat bantu ini anda bisa mengetahui siapa stakeholderdalam organisasi bisnis anda sendiri. (Stakeholder adalah orang-orang terpenting yang langsung atau tidak langsung terhubung erat dengan perusahaan anda). Kalau saya gambarkan seperti gambar di samping ini. Mungkin anda akan menjawab karyawan, supplier, agent penjualan atau bahkan bisa juga pemerintah sebagai orang-orang terpenting dalam bisnis anda. Nah! jelas kan bahwa setiap organisasi bisnis mestinya akan berbeda siapa-siapa stakeholdernya. Sekali anda tahu, tugas anda selanjutnya adalahbagaimana memelihara, menguatkan dan membesarkan hubungan baik ini ke tingkat yang lebih komersial.

4 KOMPONEN UTAMA DALAM MEMBANGUN JARINGAN BISNIS

1. PELANGGAN / CUSTOMER. Jika anda setuju bahwa pelanggan adalah komponen terpenting dalam bisnis anda, bagaimana seharunya anda memperlakukan mereka agar mereka tetap terhubung dengan kita dan terus bisa memberikan manfaat (revenue) buat bisnis kita?. Apa peran yang ingin anda tunjukkan kepada mereka untuk terus membangun hubungan ini?. Sebagai sahabat kah? sebagai mitra kah? sebagai fans kah atau penasehat pribadi misalnya. Apa media yang paling pas untuk mendekati mereka saat ini?.

2. PENGHUBUNG / CHANNEL. Dalam organisasi bisnis kita, rasanya tidak mungkin mengabaikan peran penghubung ini. Penghubung di sini maksudnya adalah seseorang atau kelompok orang yang berperan menyampaikan apa yang ingin anda sampaikan (nilai, produk dan jasa) kepada pelanggan anda. Tanpa kehadiran komponen ini tentunya perusahaan akan kesulitan menghasilkan revenue dari pelanggan. Jika anda setuju bahwa penghubung ini termasuk ke dalam komponen penting dalam bisnis anda maka, jawablah pertanyaan serupa yang ditujukkan kepada komponen pertama di atas.

3. PEKERJA / OPERATOR / RESOURCES. Mungkin anda termasuk orang yang selalu punya masalah dengan komponen yang satu ini. Susah cari karyawan yang pas, karyawan datang dan pergi dan seterusnya.  Mau tidak mau anda akan menjawab “iya ini juga kompenen terpenting bisnis saya“.  Tanpa pekerja atau operator yang menjalankan bisnis anda bagaimana bisa anda mampu menciptakan produk atau jasa yang berkualitas?. Ujung-ujungnya kalau tidak ada produk yang dihasilkan bagaimana perusahaan anda bisa survive?. Kembali lagi, pertanyaan serupa tentang bagaimana seharusnya anda menjaga hubungan dengan mereka. mesti anda jawab.

4. MITRA / PARTNER.  Jaman sekarang anda sudah tidak mungkin lagi bekerja sendirian. Terlalu banyak yang harus anda kerjakan jika anda mengandalkan apa yang anda miliki saat ini sendiri.  Jika pun anda bisa selalu akan ada yang anda korbankan atau relakan untuk hilang (cost opportunity). Apapun bentuknya; bisa itu biaya, waktu, tenaga atau pikiran.  Jika anda juga setuju bahwa kompenen ini penting bagi bisnis anda, pertanyaan serupa tentang bagaimana seharusnya anda menjaga hubungan dengan mereka. mesti anda jawab juga dong.

Tiap-tiap komponen tentunya harus diperlakukan berbeda ya! Antara membangun jaringan untuk keperluan sosialisasi atau bisnis sudah tidak bisa lagi anda pisah-pisahkan. Faktanya banyak perusahaan besar seperi microsot, apple, samsung, indofood dll memanfaatkan jejaring sosial yang notabene untuk hubungan pribadi sebagai alat untuk mempererat hubungan dengan para stakeholdernya. Bagi mereka semua komponen di atas dianggap penting. Bagaimana dengan anda?. Baca tulisan saya selanjutnya tentang 5 PRINSIP MEMBANGUN JARINGAN.

Kukuh Indraprasena | @kukuhYEA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s