Kehidupan dan Kesuksesan

5 Karakter untuk Sukses Ala Bob Sadino

Posted on Updated on

  1. Image

Kesuksesan Anda bukanlah dilihat dari banyaknya modal dan sumber daya yang Anda miliki, tapi juga dipengaruhi oleh faktor ketahanan mental yang Anda miliki. Mental yang kurang baik bisa mengantarkan Anda pada kegagalan. Jika kegagalan tersebut tidak Anda pelajari dan jadikan sebagai suatu motivasi, maka bisa jadi kebangkrutan menghampiri Anda. Tentu bukanlah ini yang Anda harapkan bukan?

Siapa yang ingin menjadi sukses? Pasti semua orang menginginkannya tanpa terkecuali. Kali ini Bob Sadino, pengusaha sukses pendiri Kemfood dan Kemchick yang selalu memakai celana pendek ini akan mengemukakan 5 karakter yang harus dimiliki oleh seorang pengusaha agar sukses dalam menjalankan bisnisnya.

1. Memiliki kemauan yang keras

Saat Anda memulai suatu bisnis, pastinya selalu ada kendala atau masalah yang harus Anda lewati. Jika Anda tidak kuat, maka bisa jadi Anda tidak akan mampu menjalankan bisnis Anda. Penting bagi Anda untuk memiliki kemauan yang keras. Dengan begitu, Anda akan mampu melewati kendala dan masalah di masa awal bisnis Anda maupun perjalanan bisnis Anda selanjutnya.

2. Memilki tekad yang kuat

Saat Anda menjalankan bisnis Anda, tentunya Anda memiliki action plan. Action plan ini berisi rencana dan langkah-langkah yang menjadi panduan bagi Anda untuk menjalankan bisnis. Saat seorang pengusaha mengalami kendala dan masalah dalam menjalankan bisnis, seringnya pengusaha ini tidak mengambil langkah yang ada di action plan. Inilah yang harus Anda hindari. Jangan sampai Anda melenceng dari target yang sudah Anda rancang. Oleh karena itu, Anda harus memiliki tekad yang kuat agar bisa konsisten dalam menjalankan bisnis Anda. Jika target dan rencana kerja dijalankan secara maksimal, maka Anda akan dapat mencapai misi bisnis yang ingin dicapai.

3. Berani mengambil risiko

Ketakutan adalah rasa yang banyak dimiliki oleh setiap orang. Bagi seorang pengusaha, tidak dianjurkan memiliki rasa takut. Takut mengambil keputusan akan membuat bisnis Anda tidak bertahan lama. Inikah yang Anda mau? Anda harus berani mengambil risiko. Jika ingin bsinis Anda maju dan berkembang, maka jangan pernah takut untuk berinovasi dan mencoba strategi baru.

4. Tahan banting dan tidak cengeng 

Seorang pengusaha sangat diharapkan untuk segera bangkit dan tidak larut dalam kesedihan saat bisnisnya sedang dilanda badai. Halangan dan cobaan akan selalu ada mengguncang bisnis Anda. Sanggupkah Anda? Hal terpenting yang perlu Anda lakukan adalah berusaha untuk tetap tegar dan mencari solusi dari permasalahan yang dihadapi. Jika Anda tidak kuat menghadapinya, maka bisnis Anda juga tidak akan kuat.

5. Ikhlas dan selalu bersyukur

Tidaklah mudah menjadi ikhlas dan bersyukur. Karena biasanya manusia selalu tidak puas dengan apa yang diperolehnya. Namun banyak pengusaha yang sukses dan berhasil karena memiliki karakter ini. Hati yang selalu ikhlas dan syukur akan membuat pengusaha dapat memaknai hasil yang diperoleh dari bisnisnya, meskipun profit yang didapatkan kecil dan pas-pasan.  

Oleh: Winda Chan
Ilustrasi: Ary Pratama
Editor: Kiki A Larasati

>> Program 6 Bulan Jadi Pengusaha

5 Tanda Bahwa Anda Mampu Raih Kesuksesan Sendiri

Posted on Updated on

Image

Banyak pengusaha yang mendapatkan bimbingan sehingga dalam beberapa dekade menghasilkan keberhasilan dan penguasaha lainnya bisa saja gagal. Masing-masing pengusaha pastinya membuat banyak kesalahan yang sama, namun ada yang sanggup untuk memperbaiki dan ada pula yang membiarkannya sehingga belum terselesaikan. Inilah yang menentukan keberhasilan dan kegagalan pengusaha. Sebagai pengusaha, Anda harus mampu mencari jalan sendiri dalam meraih kesuksesan. Lebih tepatnya adalah menjadi pengusaha yang mandiri. Berikut ini 5 tanda bahwa Anda mampu meraih kesuksesan dengan jalan Anda sendiri dan bagaimana Anda melakukan yang terbaik yang Anda bisa.

1.       Anda dapat menyelesaikan pekerjaan Anda

Beberapa penguasaha tidak bisa menyelesaikan sebelum memulai pekerjaan baru. Untuk alasan apapun, tidak peduli berapa banyak sumber daya yang tersedia untuk mereka, mereka tidak bisa fokus dan mendapatkannya. Mungkin saja ini adalah kekhawatiran bahwa mereka berpikir hasil akhir produk mereka bisa menjadi lebih baik atau kekhawatiran bahwa ini tidak akan sempurna dan mereka tidak akan mampu membuat perubahan nantinya.

Tapi Seth Goding memperoleh kebenaran dalam bukunya yang berjudul Linchpin : Are You Indispensible? dimana dia menulis : “Satu-satunya tujuan awal adalah menyelesaikan, dan ketika proyek Anda tidak benar-benar selesai, maka Anda tetap harus mengirimkan.” Jika Anda melewatkan dan selalu terlambat, pada akhirnya hanya sedikit yang bisa Anda tunjukkan kepada diri Anda sendiri.

Seth selalu mengatakan, jika 80 persen terselesaikan itu cukup baik, karena Anda harus mengirimnya.

 

2.       Mempercayai orang lain mengelola usaha

Para pengusaha ingin melakukan semuanya sendiri. Mereka tidak percaya bahwa orang lain bisa melakukan pekerjaan sebaik yang mereka lakukan. Jika Anda ingin mengembangkan bisnis Anda dan menjadi seorang pemimpin, Anda harus belajar untuk mempercayai orang lain. Setiap orang membutuhkan tim pendukung, bahkan pengusaha paling berkompeten sekalipun.

 

3.       Mau mengakui kesalahan

Pastinya Anda bisa memperhatikan bahwa sulit bagi beberapa pengusaha mengakui kesalahan yang mereka buat sendiri. Tapi jika Anda gagal untuk mengakui kesalahan, Anda akan kehilangan kesempatan belajar. Kesalahan merupakan batu loncatan untuk sukses. Jangan ragu meminta saran orang lain dan akuilah kesalahan Anda sehingga Anda dapat dengan cepat bergerak maju dan berbuat lebih baik lagi.

 

4.       Anda mengajukan pertanyaan, dan benar-benar memperhatikan jawabannya

Pernahkah seseorang mengajukan pertanyaan kepada Anda dan ketika Anda menjawab, seseorang tersebut tidak memperhatikan jawaban yang Anda berikan?  Anda tahu tipe orang seperti ini? Mereka meminta pendapat Anda, tapi mereka hanya benar-benar tertarik pada apa yang Anda katakan jika mereka yakin. Jenis pengusaha ini dikelilingi oleh orang-orang yang selalu setuju dengan pengusaha tersebut. Anda akan membuat keputusan yang lebih baik jika Anda meninggalkan keras kepala Anda. Benar-benar menimbang sudut pandang yang berbeda dan mencoba untuk memahami persfektif lain.

 

5.       Anda selalu menemukan alasan untuk bergerak maju

Waktunya tidak tepat. Perekonomian tidak baik. Anda tidak memiliki cukup modal. Itu semua adalah alasan untuk tidak bergerak maju. Anda harus mengambil keputusan dan membuat pilihan sendiri. Cobalah untuk bersikap fleksibel dan berani untuk mengambil risiko. Sebagai pengusaha, pastinya pernah membuat kesalahan. Ini adalah bagian yang menyenangkan dari kerelaan Anda untuk mengambil risiko. Semakin Anda rendah hati dan mau menerima, maka semakin besar pula kemungkinan keberhasilan yang akan Anda capai.

Oleh: Winda Chan
Ilustrasi: Ary Pratama
Editor: Kiki A Larasati
http://yea-indonesia.com

Kesuksesan Berarti Lebih Dari Sekedar Menghasilkan Uang (Part 1)

Posted on Updated on

life and money

Kesuksesan berarti melakukan yang terbaik yang dapat kita lakukan dengan apa yang kita miliki. Kesuksesan adalah suatu proses, bukan hasil akhir-mengenai mengusahakannya, bukan keberhasilannya.

WYNN DAVIS

PENEMUAN TERPENTING DALAM KEHIDUPAN

Apa itu arti kesuksesan? Bagaimana sukses itu? Apakah menjadi CEO salah satu perusahaan dalam daftar Fortune500? Pulang ke rumah mengendarai Mercedes, atau Ferari yang pertama kali dibeli? Menang Lotere? Memenangkan hadiah utama kuis Who Wants to Be a Millionaire? Bukan salah satu dari hal-hal tersebut. Sebenarnya kehidupan ini bukan semata-mata untuk uang, dan ada hakikat dari kehidupan itu sendiri. Ada dua penemuan penting dalam kehidupan ini: perasaan damai dan perasaan berharga dalam diri sendiri. Jika kita memiliki dua hal ini, kita akan mulai menikmati kehidupan lebih dari apa yang kita alami sebelumnya.

Jadi, apakah arti penemuan penting ini? Bagaimana caranya menjadi orang yang sukses? Apakah ada kiat-kiat khusus menjadi orang sukses? Pastinya ada. Tapi kita tidak akan menemukannya terbungkus rapi dalam sebuah kemasan yang diiklankan di televisi, atau yang tersebar dijual di toko-toko. Sebenarnya ini bukan hal yang baru, bukan rahasia, bukan juga hal yang ajaib. Semua itu adalah hal yang sudah kuno, sangat sederhana dan lugu. Namun manjur.

Dari berbagai jalan kehidupan yang telah kita lewati untuk mencari “kehidupan yang berarti”, kita terkadang kembali ke tempat dimana kita memulainya. Sebuah penemuan yang dinamakan oleh Hal Ulbart nilai-nilai kebenaran kuno (tradisional). Sebagaimana dikatakan Edward Elbee dalam karya pentasnya The Zoo Story, “.. kadang kita perlu melakukan suatu perjalanan jauh yang menyimpang dari tujuan agar sampai ke tujuan yang sebenarnya dalam jarak pendek.

Prinsip-prinsip ini dapat membuat kita lebih memahami dan sekaligus mengalami arti kesuksesan yang sesungguhnya. Pepatah Swedia mengatakan kita menjadi tua dengan sangat cepat tetapi kita terlalu lambat untuk menjadi cerdas. Walau kita terlalu tua, tidak ada kata terlambat untuk belajar. Orang yang cerdas di muka bumi ini adalah orang yang tahu bagaimana menjadi orang yang bahagia.

KESUKSESAN DAN UANG

Cukup sulit untuk kita memutuskan apakah uang adalah sesuatu yang baik atau buruk. Orang yang sukses sering diartikan bahwa dia adalah orang kaya, yang punya segalanya. Oleh karena itu uang pasti adalah hal yang baik. Tetapi kalau kata orang, uang tidak dapat membeli kebahagiaan. Jadi uang adalah hal yang buruk. Orang-orang kaya memberikan kontribusi/sumbangan jutaan bahkan miliaran untuk hal-hal yang bermakna. Jadi uang adalah hal yang baik. Tetapi kita juga sering mendengar bahwa uang adalah sumber segala kejahatan? Sekarang kita katakan bahwa uang adalah hal yang buruk. Jadi, apakah uang itu hal yang baik atau buruk?

Bukan keduanya. Akan tetapi karena kita hidup dalam masyarakat yang sering kali mengartikan uang dengan kesuksesan, maka kita perlu menelaahnya. Beberapa mitos mengenai uang perlu diklarifikasi, dan juga perlu ditempatkan pada sudut pandang yang pas. Ada dua poin penting mengenai uang:

  1. UANG BUKANLAH SESUATU YANG BURUK

Uang bukanlah sumber kejahatan, tapi mencintai uanglah yang menjadi sumber dari segala kejahatan. Pernyataan yang jelas sekali berbeda. Tidak ada yang salah dengan uang, tidak ada salahnya menginginkan uang, bahkan memilikinya dalam jumlah besar. Yang terpenting adalah bagaimana kita memperolehnya dan bagaimana kita menggunakannya. Kalau diperoleh dengan cara yang baik, halal dan jujur kemudian dipakai dengan cara yang bijaksana, uang dapat menjadi sumber untuk hal-hal yang baik. Dapatkah uang membeli kebahagiaan? Sebenarnya, akan lebih banyak kebahagiaan yang dapat dibeli oleh uang daripada oleh kemeralatan. Menjadi kaya bukanlah sesuatu yang salah atau tidak bermoral tetapi menjadi kaya bukan segalanya.

  1. UANG BUKANLAH SATU-SATUNYA UKURAN MENJADI SUKSES

Kita sering mendengar bagaimana orang-orang menjadi jutawan dan berapa banyak dari mereka yang menjadi miliader. Beberapa dari mereka berada di penjara. Kita ambil contoh pada skandal Enron perusahaan yang bergerak dalam bidang Energi di Amerika Serikat. Perusahaan ini dan para eksekutifnya pernah berada di puncak dunia. Tetapi tiba-tiba runtuh oleh cara-cara mereka menggapainya. Kerajaan bisnis mereka sekarang tinggal puing-puingnya saja. Seperti yang dikatakan oleh majalah Newsweek, “ketamakan para eksekutif”, keserakahan menjadi penyebab ribuan karyawan yang tidak berdosa kehilangan pekerjaan mereka dan sebagian besar tabungan hari tua mereka.

Tetapi ada juga dari mereka yang mendapatkan uang dalam jumlah besar secara legal dan berhasil mempertahankannya, menemukan hanya kekosongan yang tidak berarti apa-apa. Kelompok Tom Peters melakukan wawancara besar-besaran dengan ribuan eksekutif bisnis. Hampir setengahnya mengatakan walaupun mereka telah berjuang selama bertahun-tahun untuk mendapatkan target keuangan mereka, kehidupan mereka kelihatan “kosong dan tidak berarti”. 68% dari eksekutif senior tersebut mengatakan mereka telah menelantarkan kehidupan keluarga mereka untuk mengejar target-target keuangan ataupun karir profesional mereka.

Coba lihat, orang-orang ini mempunyai uang, kekayaan, kekuasaan, dan status. Kenapa mereka tidak bahagia? Karena memiliki semua itu tidak sama dengan kesuksesan. Mereka kehilangan esensi kehidupan, diperbudak uang dan segala sesuatu yang menyertainya. Kesuksesan adalah lebih dari sekedar menghasilkan uang. Jika kita menekankan pada betapa pentingnya uang, kita menghindarkan diri dari hal-hal lain yang dapat membuat kehidupan jauh lebih menarik, bermakna, dan memuaskan.

APAKAH ARTINYA MENJADI SUKSES?

Thomas Carlyle, seorang filsuf besar, pernah menulis, “Biarlah kita menjadi segala sesuatu yang sesuai dengan kemampuan yang diberikan pada saat kita diciptakan.” Kehidupan menjadi sebuah tantangan dan pembelajaran setiap harinya untuk mengembangkan kemampuan kita seutuhnya. Kita sukses apabila kita sampai pada pencapaian tertinggi apa pun dalam diri kita. Ketika kita memberikan yang terbaik dari apa yang kita miliki. Kesuksesan adalah suatu proses, bukan pada hasil akhir. Berikut ini adalah apa yang dilakukan oleh orang-orang sukses dalam beberapa wilayah terpenting kehidupan:

  • Orang-orang sukses menerima kehidupan apa adanya, dengan segala kesulitan dan tantangannya. Mereka tidak mengeluh melainkan beradaptasi dengan keadaan. Daripada menyalahkan situasi atau berdalih, mereka menerima tanggung jawab atas kehidupan mereka sendiri.
  • Orang-orang sukses mengembangkan dan mempertahankan sikap positif terhadap kehidupan. Mereka mencari hal yang baik dalam diri orang lain dan dunia. Melihat kehidupan sebagai serangkaian kesempatan dan kemungkinan, dan mereka selalu mengeksplorasi kesempatan dan kemungkinan tersebut.
  • Orang-orang sukses membina hubungan baik. Mereka peka terhadap perasaan dan kebutuhan orang lain, mereka menghormati orang lain. Mereka memiliki cara untuk menunjukkan sesuatu yang terbaik dari diri orang lain.
  • Orang-orang sukses mempunyai orientasi arah dan tujuan-mereka tahu ke mana tujuan mereka. Mereka menetapkan sasaran, mencapainya, kemudian menetapkan sasaran yang baru. Mereka menikmati setiap tantangan.
  • Orang-orang sukses mempunyai keinginan yang kuat untuk belajar: tentang kehidupan, dunia dan diri mereka sendiri. Mereka menikmati proses belajar sebagai kegembiraan, bukan sebagai beban. Mereka memperkaya kehidupan mereka dengan belajar hal-hal yang baru, dan terus mengembangkan diri mereka.
  • Orang-orang sukses adalah orang-orang yang selalu melakukan tindakan. Mereka selalu bekerja keras, dan tidak menyia-nyiakan waktu. Mereka selalu menyelesaikan masalah yang mereka hadapi. Mereka tidak pernah bosan oleh rutinitas karena mereka terlalu sibuk mencari pengalaman-pengalaman baru.
  • Orang-orang sukses memelihara dan mempunyai standar yang tinggi dalam perilaku personalnya. Mereka mengetahui kejujuran adalah bahan dasar utama bagi karakter seseorang yang baik. Mereka secara konsisten berlaku jujur baik dalam kehidupan pribadi maupun kehidupan sosial mereka.
  • Orang-orang sukses memahami perbedaan antara bertahan hidup, dan mereka selalu memilih yang terakhir. Mereka menghasilkan yang terbaik dalam kehidupan mereka karena memberikan yang terbaik dalam kehidupan mereka. Mereka menuai apa yang mereka tanam. Dan mereka menikmati kehidupan mereka seutuhnya.

POTENSI KITA UNTUK MEMPEROLEH KESUKSESAN YANG SESUNGGUHNYA

Dalam masyarakat kita sekarang ini, sangat banyak… orang-orang yang tidak pernah memenuhi potensi-potensi dalam diri mereka. Lingkungan mereka mungkin tidak memberikan stimulasi untuk mencapainya, atau mungkin pada kenyataanya menghambat pertumbuhan… Kekuatan, kreativitas, dan pertumbuhan kita sebagai suatu masyarakat bergantung pada kemampuan kita untuk mengembangkan bakat-bakat dan potensi-potensi dalam anggota masyarakat kita.

JOHN GARDNER

Dalam Excellence Gardner menulis bahwa banyak dari kita yang tidak pernah sepenuhnya berkembang karena pengaruh-pengaruh lingkungan kita. Kita terlalu banyak dijejali dengan terlalu banyaknya pesan yang tidak ada hubungannya dengan kesuksesan yang sesungguhnya. Kita dipaksa mencari penyelesaian yang cepat dan bukannya dari dalam sumber daya kita sendiri. Kalau kita tidak mencarinya, kita tidak akan menemukannya, dan kemampuan kita tetap tersembunyi. Pada akhirnya, kita hanya melihat keterbatasan-keterbatasan, bukan kemungkinan-kemungkinan. Kalau kita menelaah ke dalam diri kita, kita akan menemukan semua sumber daya yang kita perlukan untuk meraih kesuksesan yang sesungguhnya.

Menjadi diri kita, dan berusaha menjadi seseorang sesuai kemampuan kita, adalah satu-satunya tujuan akhir kehidupan.

ROBERT LOUIS STEVENSON

Oleh: Kiki A Larasati
Sumber: Buku Life’s Greatest Lessons,
20 Pelajaran Hidup Yang Berharga
Gambar: Google

http://yea-indonesia.com